Oleh: reeesa03 | April 14, 2010

resume dan istilah

resume : Apriyanti Rahayu 230210080010
Istilah : Risa Rahamdani 230210080037

Ekologi memiliki arti yang berkaitan dengan materi, energi dan informasi . Energi dalam hal ini adalah energi yang berkaitan dengan hukum Termodinamika I dan II. Ilmu Ekologi ini berkembang sekitar tahun 1800-an. Habitat, relung, ekosistem, adaptasi, dan evolusi merupakan satu kesatuan dalam suatu ekologi.

niche

Niche atau nicia atau relung , tidak hanya meliputi ruang/tempat yang ditinggali organisme, tetapi juga peranannya dalam komunitas, dan posisinya pada gradient lingkungan: temperatur, kelembaban, pH, tanah dan kondisi lain. Niche dapat pula dikatakan “pekerjaan” mahluk hidup pada habitatnya.
Di dalam ekologi ini terdapat sebuah proses yang terus- menerus antara atmosfer, daratan dan lautan yang disebut siklus Biogeokimia. Rantai makanan adalah salah satu siklus Biogeokimia.
Nutrien dapat masuk dalam sebuah ekosistem dapat dilalui 4 jalur , yaitu :
1. Weathering
2. Atmospheric Input
3. Biological Nitrogen Fixation
4. Immigration
Sedangkan ekosistem dapat pula kehilangan nutrient, yaitu dengan cara :
1. Erosion
2. Leaching, intrusi
3. Gaseous Losses
4. Emigration and Harvesting

Siklus Nitrogen, Siklus Fosfor, Siklus Karbon dan Siklus Oksigen merupakan Siklus Biogeokimia.
a. Siklus Nitrogen
siklus

b. Siklus Fosfor
Di alam, Fosfor terdapat dalam dua bentuk, yaitu senyawa fosffat organik ( pada tumbuhan dan hewan ) dan senyawa fosfat anorganik ( pada air dan tanah).

c. Siklus Karbon dan Oksigen
Merupakan siklus Biogeokimia yang terbesar. Ada 3 hal yang terjadi pada karbon, yaitu : 1)Tinggal dalam tubuh,2)Respirasi oleh hewan, 3) Sampah/sisa.

Dari penjelasan di atas tentang gambaran penting tentang ekologi, dapat di jadikan sebagai bahan pembelajaran adalah ekologi tentang laut tropis. Laut tropis adalah lautan yang disinari oleh matahari terus- menerus sepanjang tahun dan hanya memiliki 2 musim hal ini mengakibatkan produktivitas primer di laut konstan sepanjang tahun. Karena ketersediaan produsen inilah keanekaragaman hayati di laut tropis lebih banyak daripada laut subtropik ataupun laut kutub. Sebagai contoh adalah laut di Indonesia. Laut di Indonesia memiliki 600 spesies terumbu karang, 40 spesies mangrove, 12 spesies lamun, 56 spesies rumput laut dan meneghasilkan ikan 6,6 juta ton /tahun nya.

Ekosistem di wilayah pesisir dan laut di iklim tropis, yaitu ;
a. Ekosistem Terumbu Karang
Terumbu karang adalah karang yang terbentuk dari kalsium karbonat koloni kerang laut yang bernama polip yang bersimbiosis dengan organisme miskroskopis yang bernama zooxanthellae. Luas terumbu karang Indonesia diperkirakan mencapai 60.000 km2, namun hanya 6,2% saja yang kondisinya baik. Hal ini dapat ditentukan dengan menggunakan Metode Transek Garis atau Line Intercept Transect (LIT) dan Petak contoh (Transect plot). Manfaat terumbu karang adalah menyediakan berbagai barang dan jasa untuk makanan dan mata pencaharian, pariwisata, sumber bahan obat dan kosmetik, dan habitat.

b. Ekosistem Lamun
Lamun merupakan tumbuhan berbunga yang hidupnya terbenam di dalam laut. Padang lamun ini merupakan ekosistem yang mempunyai produktivitas organik yang tinggi. Fungsi ekologi yang penting yaitu sebagai feeding ground, spawning ground dan nursery ground beberapa jenis hewan yaitu udang dan ikan baranong, sebagai peredam arus sehingga perairan dan sekitarnya menjadi tenang.

c. Ekosistem Mangrove
Hutan yang terutama tumbuh pada tanah lumpur aluvial di daerah pantai dan muara sungai yang dipengaruhi pasang surut air laut. Luas hutan mangrove di Indonesia merupakan yang terluas di dunia (2,5-3,5 juta Ha,18-23 % luas mangrove di dunia dan lebih luas dari Brasil). Manfaat Mangrove adalah nursery ground, spawning, dan feeding ground banyak spesiesikan dan udang dan memberikan perlindungan terhadap gelombang.

istilah
DAFTAR ISTILAH

Abiotik : komponen alam semesta yang tidak hidup
Abrasi : proses pengikisan tanah oleh gelombang dan arus laut
Adaptasi : cara makhluk hidup mengatasi tekanan lingkungan untuk bertahan hidup
Aerobik : organisme yang tumbuh dengan memerlukan oksigen
Air tanah : air yang terdapat dalam lapisan tanah atau bebatuan di bawah permukaan tanah
Aliran energi : suatu rangkaian pemindahan energi dari suatu energi ke energi yang lain
Amensalisme : hubungan dua makhluk hidup dimana salah satu pihak di rugikan dan yang lain tidak mendapat apa-apa
Anaerobik : suatu proses pemecahan senyawa atau bahan-bahan organis tanpa adanya oksigen
Asam amino : senyawa organik yang merupakan satuan penyusun protein yang mempunyai gugus amino dan karboksilat
Atmosfer : suatu lapisan gas yang melindungi bagian planet dari permukaan planet sampai bagian yang paling jauh dari planet tersebut
Bakteri : mikrooganisme prokariot bersel tunggal yang hanya dapat dilihat morfologinya dengan bantuan mikroskop dan jumlah yang paling banyak dibandingkan makhluk hidup lainnya
Bendungan : suatu tembok penahan air yang digunakan sebagai pemenuhan kebutuhan masyarakat
Biosfer : lapisan tempat tinggal seluruh makhluk hidup dan hubungan interaksinya
Biota : keseluruhan kehidupan pada suatu wilayah dan waktu tertentu
Biotik : komponen alam semesta yang hidup
Budidaya : suatu usaha secara intensif dan berkesinambungan melalui manajemen yang profesional dan pemeliharaan suatu organisme dalam wadah yang terkontrol.
Cagar alam : suatu kawasan yang ekosistemnya dilindungi dan perkembangannya berlangsung secara alami
Cuaca : keadaan udara pada sutau wilayah yang sempit dalam waktu satu hari
Cyanobakteria : makhluk perairan yang dapat berfotosintesis
Danau : suatu cekungan di permukaan bumi yang berisi air dan dikelilingi oleh daratan
Dekomposisi : proses pada saat mikroorganisme mengurai makhluk hidup yang telah mati dan mengubahnya menjadi mineral dan nutrisi yang berguna
Delta sungai : endapan di muara sungai yang terletak di lautan terbuka, pantai, atau danau, sebagai akibat dari berkurangnya laju aliran air saat memasuki laut
Denitrifikasi : nitrat direduksi sehingga terbentuk nitrit dan akhirnya menjadi amoniak yang tidak dapat dimanfaatkan oleh tumbuhan
Difusi : berpindahnya zat dari larutan yang berkonsentrasi tinggi ke larutan yang berkonsentrasi rendah
Ekologi : ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup dengan lingkungannya
Ekosistem : adalah suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya
Ekspor: perpindahan suatui materi dari dalam keluar
Endapan : suatu materi yang menumpuk di daerah tertentu disebabkan oleh media air, udara, angin
Energi tidal : suatu aliran energi berasal dari arus bawah laut
Erosi : suatu peristiwa pengikisan padatan dari suatu tempat ke tempat lain oleh media alami
Estuaria : perairan muara sungai semi tertutup yang berhubungan dengan laut bebas
Evolusi : perkembangan makhluk hidup dari bentuk yang sederhana ke betuk yang lebih kompleks secara bertahap dan waktu yang sangat lama
Feedeng ground : tempat mencari makan
Fiksasi nitrogen : pembentukan nitrogen dlm bentuk terikat, terjadi di dlm tanah oleh bakteri
Fishing ground : tempat mencari ikan
Fitoplankton : organisme hidup hanyut di bagian atas air atau zona pelagik yang hidup di bagian atas air
Fosil : sisa-sisa makhluk hidup yang tertutup oleh sedimen dan menjadi batu atau mineral
Fotosintesis : suatu proses biokimia yang dilakukan oleh beberapa jenis makhluk hidup untuk memproses makanannya sendiri dengan memanfaatkan energi cahaya
Garis pantai : batas pertemuan antara laut dan pantai pada saat terjadi pasang tertinggi
Gelombang : getaran yang merambat
Gurun : sutau daerah yang sedikit menerima curah hujan sehingga daerah di sekitarnya gersang dan sulit apabila dijadikan tempat hidup
Herbivora : hewan yang kesehariannya pemakan tumbuhan
Heterotrofik : organisme yang membutuhklan senyaw aorganik untuk pertumbuhannya
Hidrosfer : lapisan air yang menutup permukaan bumi
Hutan hujan : hutan yang berada di daerah tropis dan banyak menerima hujan sepanjang tahun

Hutan musim: hutan yag berda di daerah curah hujan tinggi tapi pada saat kemarau akan menggugurkan daunnya

Iklim : keadaan rata-rata udara dalam waktu yang panjang
Imigrasi : perpindahan suatu materi dari luar ke dalam
Karnivora : hewan yang kesehariannya pemakan daging
Karohidrat : senyawa oragaik yang mengandung karbon, hidrogen, oksigen
Kebun : suatu lahan yang biasa ditanami berbagai jenis tanaman
Kelembapan : persentasi jumlah air dalam udara
Komensalisme : hubungan dua makhluk hidup yang salah satunya tidak mendapat keuntungan dan tidak di rugikan, sedangkan yang lainnya mendapat keuntunangan
Kompetisi : persainangan dua makhluk hidup atau lebih untuk memenuhi kebutuhannya
Komunitas : sutau kelompok sosial dari beberapa spesies yang berbagi lingkungan yang memiliki ketrkaitan yang sama
Konservasi : upaya pelestarian dengan pengelolaan secara hati-hati terhadap lingkungan dan sumber daya alam
Konversi : perubahan fungsi lahan
Lahan : zat sisa yang dihasilkan dari suatu proses produksi baik dari industri maupun rumah tangga
Lamun : tumbuahn tingkat tinggi yang dapat hidup di laut dangkal
Lempung : suatu partikel mineral berbahan dasar silikat atau yang bias adisebut tangh liat
Lereng pegunungan : bagian miring dari sisi gunung
Litosfer : lapisan bumi yang paling luar
Makronutrien: bahan makanan yang mengandung karbohidrat, protein dan lemak
Mangrove : vegetasi yang tumbuh pada tanah lumpur di dataran rendah sepanjang garis pantai yang dipengaruhi oleh pasang surut air laut
Mikronutrien : bahan makanan yang mengandung mineral, zink, dan kalsium
Mutualisme : hubungan dua makhluk hidup yang saling menguntungkan
Niche : merupakan tempat tinggal organisme dan juga peranannya dalam komunitas, dan posisinya pada gradient lingkungan
Nursery ground : tempat pertumbuhan ikan
Nutrien : unsur atau senyawa kimia yang digunakan untuk metabolisme atau fisiologi organisme
Organisme : kumpulan molekul-molekul yang saling mempengaruhi sehingga berfungsi secara stabil dan memiliki sifat hidup
Osmotrof : organisme yang menyerap senyawa organik dalam bentuk larutan
Padang rumput : lapangan yang dipenuhi rumput dan tanaman yang tak berkayu
Pagotrof : organisme yang melakukan pengunyahan senyawa organic dlm bentuk partikel padat
Parisitisme : hubungan dua makhluk hidup dimana salah satu pihak mendapat keuntungan sedangkan yang lain dirugikan
Pasir : butiran material yang berasal dari pengikisan batuan
Pelagik : laut lepas
Penambangan : rangkaian kegiatan dalam upaya pencarian, pengolahan, pemanfaatan dan penjualan bahan galian mineral di dalam perut bumi
Pesisir : wilayah peralihan ekosistem darat dan laut yang saling berinteraksi
PH : derajat keasaman untuk mengukur kadar asam atau basa pada suatu larutan
Populasi : sekelompok makhluk hidup sejenis yang hidup di wilayah dan waktu yang sama
Predator : hewan yang berburu dan memangsa hewan lain
Protein : salah satu bio-makromolekul yang penting perananya dalam makhluk hidup
Rantai makanan: perpindahan energi makanan dari produsen (tumbuhan) hingga ke konsumen tingkat akhir (herbivora-karnivora) melalui seri organisme
Reklamasi lahan : memperbaiki kondisi lahan yang telah rusak
Respirasi : suatu proses pengambilan O2 lalu memecah senyaw organik menjadi CO2 , H2O, dan energi
Rumput laut : salah satu sumberdaya hayati yang terdapat di wilayah pesisir dan laut
Salinitas : tingkat kadar garam yang terlarut dalam air
Samudra : suatu perairan yang sangat luas dan merupakan massa air asin yang sambung-menyambung meliputi permukaan bumi yang dibatasi oleh benua ataupun kepulauan yang besar
Sapotrof : organisme yang memperoleh energi dan karbon dari bahan organic mati
Sawah : lahan usaha pertanian dengan permukaan rata dibatasi oleh pematang dan biasanya ditanami oleh padi, palawija, atau tanaman budidaya
Sedimen : suatu material organik yang ditransforkan dari berbagai sumber dan diendapkan oleh media udara, angin, es, atau oleh air dan juga termasuk didalamnya material yang diendapakan dari material yang melayang dalam air atau dalam bentuk larutan kimia
Senyawa kimia : zat tunggal yang terdiri dari beberapa unsur dengan reaksi kimia dan dapat diurai kembali menjadi unsur melalui reaksi kimia
Serasah mangrove : daun-daun yang berjatuhan dari pohon mangrove
Siklus biogeokimia :senyawa kimia yang mengalir dari komponen abiotik ke biotik dan kembali lagi ke komponen abiotik
Spawning ground : tempat pemijahan ikan
Suksesi : proses perubahan dengan berlangsung secara teratur yang terjadi pada suatu komunitas dalam jangka waktu tertentu hingga terbentuk komunitas baru yang berbeda dengan komunitas semula
Sungai : Suatu alran air alami yang menglir dari pegunungan menuju laut,samudra atau danau
Taman nasional: kawasan peestarian alam yang mempunyai ekosistem asli dan di lindungi dan di manfaatkan
Tambak : salah satu jenis usah adi sektor perikanan darat yang biasanya mengkonversi lahan-lahan kosong
Tanah : benda alam yang tersusun atas padatan, cairan, dan gas yang menempati permukaan daratan lapisan-lapisan yang dapat dibedakan dari bahan asalnya sebagai hasil dari proses penambahan, penghilangan, pemindahan, dan transformasi energi dan materi, yang memiliki kemampuan mendukung tanaman berakar di lingkungan alami
Tanin : senyawa polifenol yang dapat membentuk ikatan kompleks dengan protein sehingga menganggu aktivitas enzim-enzim pencernaan
Temperatur : ukuran panas dinginnya suatu benda
Terumbu karang : sekumpulan hewan karang yang bersimbiosis dengan sejenis tumbuhan alga dan menjadi struktur di dasar laut berupa deposit kalsium karbonat di laut
Topografi : ilmu yang mempelajari tentang bentuk permukaan bumi
Transek : pengamatan secara langsung disuatu lingkungan dan sumber daya masyarakat, dengan cara menelusuri wilayah desa dengan mengikuti suatu lintasan tertentu yang disepakati
Unsur : zat kimia yang tidak dapat dibagi lagi menjadi zat yang lebih kecil

Oleh: reeesa03 | April 14, 2010

DAFTAR ISTILAH

Abiotik : komponen alam semesta yang tidak hidup

Abrasi : proses pengikisan tanah oleh gelombang dan arus laut

Adaptasi : cara makhluk hidup mengatasi tekanan lingkungan untuk bertahan hidup

Aerobik : organisme yang tumbuh dengan memerlukan oksigen

Air tanah : air yang terdapat dalam lapisan tanah atau bebatuan di bawah permukaan tanah

Aliran energi : suatu rangkaian pemindahan energi dari suatu energi ke energi yang lain

Amensalisme : hubungan dua makhluk hidup dimana salah satu pihak di rugikan dan yang lain tidak mendapat apa-apa

Anaerobik : suatu proses pemecahan senyawa atau bahan-bahan organis tanpa adanya oksigen

Asam amino : senyawa organik yang merupakan satuan penyusun protein yang mempunyai gugus amino dan karboksilat

Atmosfer : suatu lapisan gas yang melindungi bagian planet dari permukaan planet sampai bagian yang paling jauh dari planet tersebut

Bakteri : mikrooganisme prokariot bersel tunggal yang hanya dapat dilihat morfologinya dengan    bantuan mikroskop dan jumlah yang paling banyak dibandingkan  makhluk hidup lainnya

Bendungan : suatu tembok penahan air yang digunakan sebagai pemenuhan kebutuhan masyarakat

Biosfer : lapisan tempat tinggal seluruh makhluk hidup dan  hubungan interaksinya

Biota : keseluruhan kehidupan pada suatu wilayah dan waktu tertentu

Biotik : komponen alam semesta yang hidup

Budidaya : suatu usaha secara intensif dan berkesinambungan melalui manajemen yang profesional dan pemeliharaan suatu organisme dalam wadah yang terkontrol.

Cagar alam : suatu kawasan yang ekosistemnya dilindungi dan perkembangannya berlangsung secara alami

Cuaca : keadaan udara pada sutau wilayah yang sempit dalam waktu satu hari

Cyanobakteria : makhluk perairan yang dapat berfotosintesis

Danau : suatu cekungan di permukaan bumi yang berisi air dan dikelilingi oleh daratan

Dekomposisi : proses pada saat mikroorganisme mengurai makhluk hidup yang telah mati dan mengubahnya menjadi mineral dan nutrisi yang berguna

Delta sungai : endapan di muara sungai yang terletak di lautan terbuka, pantai, atau danau, sebagai        akibat dari berkurangnya laju aliran air saat memasuki laut

Denitrifikasi : nitrat direduksi sehingga terbentuk nitrit dan akhirnya menjadi amoniak yang tidak dapat dimanfaatkan oleh tumbuhan

Difusi : berpindahnya zat dari larutan yang berkonsentrasi tinggi ke larutan yang berkonsentrasi rendah

Ekologi : ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup dengan lingkungannya

Ekosistem : adalah suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya

Ekspor: perpindahan suatui materi dari dalam keluar

Endapan : suatu materi yang menumpuk di daerah tertentu disebabkan oleh media air, udara, angin

Energi tidal : suatu aliran energi berasal dari arus bawah laut

Erosi : suatu peristiwa pengikisan padatan dari suatu tempat ke tempat lain oleh media alami

Estuaria : perairan muara sungai semi tertutup yang berhubungan dengan laut bebas

Evolusi : perkembangan makhluk hidup dari bentuk yang sederhana ke betuk yang lebih kompleks secara bertahap dan waktu yang sangat lama

Feedeng ground : tempat mencari makan

Fiksasi nitrogen : pembentukan nitrogen dlm bentuk terikat, terjadi di dlm tanah oleh bakteri

Fishing ground : tempat mencari ikan

Fitoplankton : organisme hidup hanyut di bagian atas air atau zona pelagik yang hidup di bagian atas air

Fosil : sisa-sisa makhluk hidup yang tertutup oleh sedimen dan menjadi batu atau mineral

Fotosintesis : suatu proses biokimia yang dilakukan oleh beberapa jenis makhluk hidup untuk memproses makanannya sendiri dengan memanfaatkan energi cahaya

Garis pantai : batas pertemuan antara laut dan pantai pada saat terjadi pasang tertinggi

Gelombang : getaran yang merambat

Gurun : sutau daerah yang sedikit menerima curah hujan sehingga daerah di sekitarnya gersang dan sulit apabila dijadikan tempat hidup

Herbivora : hewan yang kesehariannya pemakan tumbuhan

Heterotrofik : organisme yang membutuhklan senyaw aorganik untuk pertumbuhannya

Hidrosfer : lapisan air yang menutup permukaan bumi

Hutan hujan : hutan yang berada di daerah tropis dan banyak menerima hujan sepanjang tahun

Hutan musim: hutan yag berda di daerah curah hujan tinggi tapi pada saat kemarau akan  menggugurkan daunnya

Iklim : keadaan rata-rata udara dalam waktu yang panjang

Imigrasi : perpindahan suatu materi dari luar ke dalam

Karnivora : hewan yang kesehariannya pemakan daging

Karohidrat : senyawa oragaik yang mengandung karbon, hidrogen, oksigen

Kebun : suatu lahan yang biasa ditanami berbagai jenis tanaman

Kelembapan : persentasi jumlah air dalam udara

Komensalisme : hubungan dua makhluk hidup yang salah satunya tidak mendapat keuntungan dan tidak di rugikan, sedangkan yang lainnya mendapat keuntunangan

Kompetisi : persainangan dua makhluk hidup atau lebih untuk memenuhi kebutuhannya

Komunitas : sutau kelompok sosial dari beberapa spesies yang berbagi lingkungan yang memiliki ketrkaitan yang sama

Konservasi : upaya pelestarian dengan pengelolaan secara hati-hati terhadap lingkungan dan sumber daya alam

Konversi : perubahan fungsi lahan

Lahan : zat sisa yang dihasilkan dari suatu proses produksi baik dari industri maupun rumah tangga

Lamun : tumbuahn tingkat tinggi yang dapat hidup di laut dangkal

Lempung : suatu partikel mineral berbahan dasar silikat atau yang bias adisebut tangh liat

Lereng pegunungan : bagian miring dari sisi gunung

Litosfer : lapisan bumi yang paling luar

Makronutrien: bahan makanan yang mengandung karbohidrat, protein dan lemak

Mangrove : vegetasi yang tumbuh pada tanah lumpur di dataran rendah sepanjang garis pantai yang dipengaruhi oleh pasang surut air laut

Mikronutrien : bahan makanan yang mengandung mineral, zink, dan kalsium

Mutualisme : hubungan dua makhluk hidup yang saling menguntungkan

Niche : merupakan tempat tinggal organisme dan juga peranannya dalam komunitas, dan posisinya pada gradient lingkungan

Nursery ground : tempat pertumbuhan ikan

Nutrien : unsur atau senyawa kimia yang digunakan untuk metabolisme atau fisiologi organisme

Organisme : kumpulan molekul-molekul yang saling mempengaruhi sehingga berfungsi secara stabil   dan memiliki sifat hidup

Osmotrof : organisme yang menyerap senyawa organik dalam bentuk larutan

Padang rumput : lapangan yang dipenuhi rumput dan tanaman yang tak berkayu

Pagotrof : organisme yang melakukan pengunyahan senyawa organic dlm bentuk partikel padat

Parisitisme : hubungan dua makhluk hidup dimana salah satu pihak mendapat keuntungan sedangkan yang lain dirugikan

Pasir : butiran material yang berasal dari pengikisan batuan

Pelagik : laut lepas

Penambangan : rangkaian kegiatan dalam upaya pencarian, pengolahan, pemanfaatan dan penjualan bahan galian mineral di dalam perut bumi

Pesisir : wilayah peralihan ekosistem darat dan laut yang saling berinteraksi

PH : derajat keasaman untuk mengukur kadar asam atau basa pada suatu larutan

Populasi : sekelompok makhluk hidup sejenis yang hidup di wilayah dan waktu yang sama

Predator : hewan yang berburu dan memangsa hewan lain

Protein : salah satu bio-makromolekul yang penting perananya dalam makhluk hidup

Rantai makanan: perpindahan energi makanan dari produsen (tumbuhan) hingga ke konsumen tingkat akhir (herbivora-karnivora) melalui seri organisme

Reklamasi lahan : memperbaiki kondisi lahan yang telah rusak

Respirasi : suatu proses pengambilan O2 lalu memecah senyaw organik menjadi CO2 , H2O, dan energi

Rumput laut : salah satu sumberdaya hayati yang terdapat di wilayah pesisir dan laut

Salinitas : tingkat kadar garam yang terlarut dalam air

Samudra : suatu perairan yang sangat luas dan merupakan massa air asin yang sambung-menyambung meliputi permukaan bumi yang dibatasi oleh benua ataupun kepulauan yang besar

Sapotrof : organisme yang  memperoleh energi dan karbon dari bahan organic mati

Sawah : lahan usaha pertanian dengan permukaan rata dibatasi oleh pematang dan biasanya ditanami oleh padi, palawija, atau tanaman budidaya

Sedimen : suatu material organik yang ditransforkan dari berbagai sumber dan diendapkan oleh media udara, angin, es, atau oleh air dan juga termasuk didalamnya material yang diendapakan dari material yang melayang dalam air atau dalam bentuk larutan kimia

Senyawa kimia : zat tunggal yang terdiri dari beberapa unsur dengan reaksi kimia dan dapat diurai kembali menjadi unsur melalui reaksi kimia

Serasah mangrove : daun-daun yang berjatuhan dari pohon mangrove

Siklus biogeokimia :senyawa kimia yang mengalir dari komponen abiotik ke biotik dan kembali lagi ke komponen abiotik

Spawning ground : tempat pemijahan ikan

Suksesi : proses perubahan dengan berlangsung secara teratur yang terjadi pada suatu komunitas dalam jangka waktu tertentu hingga terbentuk komunitas baru yang berbeda dengan komunitas semula

Sungai : Suatu alran air alami yang menglir dari pegunungan menuju laut,samudra atau danau

Taman nasional: kawasan peestarian alam yang mempunyai ekosistem asli dan di lindungi dan di manfaatkan

Tambak : salah satu jenis usah adi sektor perikanan darat yang biasanya mengkonversi lahan-lahan kosong

Tanah : benda alam yang tersusun atas padatan, cairan, dan gas yang menempati permukaan daratan lapisan-lapisan yang dapat dibedakan dari bahan asalnya sebagai hasil dari proses penambahan, penghilangan, pemindahan, dan transformasi energi dan materi, yang memiliki kemampuan mendukung tanaman berakar di lingkungan alami

Tanin : senyawa polifenol yang dapat membentuk ikatan kompleks dengan protein sehingga menganggu aktivitas enzim-enzim pencernaan

Temperatur : ukuran panas dinginnya suatu benda

Terumbu karang :  sekumpulan hewan karang yang bersimbiosis dengan sejenis tumbuhan      alga dan menjadi struktur di dasar laut berupa deposit kalsium karbonat di laut

Topografi : ilmu yang mempelajari tentang bentuk permukaan bumi

Transek : pengamatan secara langsung disuatu lingkungan dan sumber daya masyarakat, dengan cara menelusuri wilayah desa dengan mengikuti suatu lintasan tertentu yang disepakati

Unsur : zat kimia yang tidak dapat dibagi lagi menjadi zat yang lebih kecil

Oleh: reeesa03 | April 14, 2010

DAFTAR ISTILAH

Abiotik : komponen alam semesta yang tidak hidup

Abrasi : proses pengikisan tanah oleh gelombang dan arus laut

Adaptasi : cara makhluk hidup mengatasi tekanan lingkungan untuk bertahan hidup

Aerobik : organisme yang tumbuh dengan memerlukan oksigen

Air tanah : air yang terdapat dalam lapisan tanah atau bebatuan di bawah permukaan tanah

Aliran energi : suatu rangkaian pemindahan energi dari suatu energi ke energi yang lain

Amensalisme : hubungan dua makhluk hidup dimana salah satu pihak di rugikan dan yang lain tidak mendapat apa-apa

Anaerobik : suatu proses pemecahan senyawa atau bahan-bahan organis tanpa adanya oksigen

Asam amino : senyawa organik yang merupakan satuan penyusun protein yang mempunyai gugus amino dan karboksilat

Atmosfer : suatu lapisan gas yang melindungi bagian planet dari permukaan planet sampai bagian yang paling jauh dari planet tersebut

Bakteri : mikrooganisme prokariot bersel tunggal yang hanya dapat dilihat morfologinya dengan    bantuan mikroskop dan jumlah yang paling banyak dibandingkan  makhluk hidup lainnya

Bendungan : suatu tembok penahan air yang digunakan sebagai pemenuhan kebutuhan masyarakat

Biosfer : lapisan tempat tinggal seluruh makhluk hidup dan  hubungan interaksinya

Biota : keseluruhan kehidupan pada suatu wilayah dan waktu tertentu

Biotik : komponen alam semesta yang hidup

Budidaya : suatu usaha secara intensif dan berkesinambungan melalui manajemen yang profesional dan pemeliharaan suatu organisme dalam wadah yang terkontrol.

Cagar alam : suatu kawasan yang ekosistemnya dilindungi dan perkembangannya berlangsung secara alami

Cuaca : keadaan udara pada sutau wilayah yang sempit dalam waktu satu hari

Cyanobakteria : makhluk perairan yang dapat berfotosintesis

Danau : suatu cekungan di permukaan bumi yang berisi air dan dikelilingi oleh daratan

Dekomposisi : proses pada saat mikroorganisme mengurai makhluk hidup yang telah mati dan mengubahnya menjadi mineral dan nutrisi yang berguna

Delta sungai : endapan di muara sungai yang terletak di lautan terbuka, pantai, atau danau, sebagai        akibat dari berkurangnya laju aliran air saat memasuki laut

Denitrifikasi : nitrat direduksi sehingga terbentuk nitrit dan akhirnya menjadi amoniak yang tidak dapat dimanfaatkan oleh tumbuhan

Difusi : berpindahnya zat dari larutan yang berkonsentrasi tinggi ke larutan yang berkonsentrasi rendah

Ekologi : ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup dengan lingkungannya

Ekosistem : adalah suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya

Ekspor: perpindahan suatui materi dari dalam keluar

Endapan : suatu materi yang menumpuk di daerah tertentu disebabkan oleh media air, udara, angin

Energi tidal : suatu aliran energi berasal dari arus bawah laut

Erosi : suatu peristiwa pengikisan padatan dari suatu tempat ke tempat lain oleh media alami

Estuaria : perairan muara sungai semi tertutup yang berhubungan dengan laut bebas

Evolusi : perkembangan makhluk hidup dari bentuk yang sederhana ke betuk yang lebih kompleks secara bertahap dan waktu yang sangat lama

Feedeng ground : tempat mencari makan

Fiksasi nitrogen : pembentukan nitrogen dlm bentuk terikat, terjadi di dlm tanah oleh bakteri

Fishing ground : tempat mencari ikan

Fitoplankton : organisme hidup hanyut di bagian atas air atau zona pelagik yang hidup di bagian atas air

Fosil : sisa-sisa makhluk hidup yang tertutup oleh sedimen dan menjadi batu atau mineral

Fotosintesis : suatu proses biokimia yang dilakukan oleh beberapa jenis makhluk hidup untuk memproses makanannya sendiri dengan memanfaatkan energi cahaya

Garis pantai : batas pertemuan antara laut dan pantai pada saat terjadi pasang tertinggi

Gelombang : getaran yang merambat

Gurun : sutau daerah yang sedikit menerima curah hujan sehingga daerah di sekitarnya gersang dan sulit apabila dijadikan tempat hidup

Herbivora : hewan yang kesehariannya pemakan tumbuhan

Heterotrofik : organisme yang membutuhklan senyaw aorganik untuk pertumbuhannya

Hidrosfer : lapisan air yang menutup permukaan bumi

Hutan hujan : hutan yang berada di daerah tropis dan banyak menerima hujan sepanjang tahun

Hutan musim: hutan yag berda di daerah curah hujan tinggi tapi pada saat kemarau akan  menggugurkan daunnya

Iklim : keadaan rata-rata udara dalam waktu yang panjang

Imigrasi : perpindahan suatu materi dari luar ke dalam

Karnivora : hewan yang kesehariannya pemakan daging

Karohidrat : senyawa oragaik yang mengandung karbon, hidrogen, oksigen

Kebun : suatu lahan yang biasa ditanami berbagai jenis tanaman

Kelembapan : persentasi jumlah air dalam udara

Komensalisme : hubungan dua makhluk hidup yang salah satunya tidak mendapat keuntungan dan tidak di rugikan, sedangkan yang lainnya mendapat keuntunangan

Kompetisi : persainangan dua makhluk hidup atau lebih untuk memenuhi kebutuhannya

Komunitas : sutau kelompok sosial dari beberapa spesies yang berbagi lingkungan yang memiliki ketrkaitan yang sama

Konservasi : upaya pelestarian dengan pengelolaan secara hati-hati terhadap lingkungan dan sumber daya alam

Konversi : perubahan fungsi lahan

Lahan : zat sisa yang dihasilkan dari suatu proses produksi baik dari industri maupun rumah tangga

Lamun : tumbuahn tingkat tinggi yang dapat hidup di laut dangkal

Lempung : suatu partikel mineral berbahan dasar silikat atau yang bias adisebut tangh liat

Lereng pegunungan : bagian miring dari sisi gunung

Litosfer : lapisan bumi yang paling luar

Makronutrien: bahan makanan yang mengandung karbohidrat, protein dan lemak

Mangrove : vegetasi yang tumbuh pada tanah lumpur di dataran rendah sepanjang garis pantai yang dipengaruhi oleh pasang surut air laut

Mikronutrien : bahan makanan yang mengandung mineral, zink, dan kalsium

Mutualisme : hubungan dua makhluk hidup yang saling menguntungkan

Niche : merupakan tempat tinggal organisme dan juga peranannya dalam komunitas, dan posisinya pada gradient lingkungan

Nursery ground : tempat pertumbuhan ikan

Nutrien : unsur atau senyawa kimia yang digunakan untuk metabolisme atau fisiologi organisme

Organisme : kumpulan molekul-molekul yang saling mempengaruhi sehingga berfungsi secara stabil   dan memiliki sifat hidup

Osmotrof : organisme yang menyerap senyawa organik dalam bentuk larutan

Padang rumput : lapangan yang dipenuhi rumput dan tanaman yang tak berkayu

Pagotrof : organisme yang melakukan pengunyahan senyawa organic dlm bentuk partikel padat

Parisitisme : hubungan dua makhluk hidup dimana salah satu pihak mendapat keuntungan sedangkan yang lain dirugikan

Pasir : butiran material yang berasal dari pengikisan batuan

Pelagik : laut lepas

Penambangan : rangkaian kegiatan dalam upaya pencarian, pengolahan, pemanfaatan dan penjualan bahan galian mineral di dalam perut bumi

Pesisir : wilayah peralihan ekosistem darat dan laut yang saling berinteraksi

PH : derajat keasaman untuk mengukur kadar asam atau basa pada suatu larutan

Populasi : sekelompok makhluk hidup sejenis yang hidup di wilayah dan waktu yang sama

Predator : hewan yang berburu dan memangsa hewan lain

Protein : salah satu bio-makromolekul yang penting perananya dalam makhluk hidup

Rantai makanan: perpindahan energi makanan dari produsen (tumbuhan) hingga ke konsumen tingkat akhir (herbivora-karnivora) melalui seri organisme

Reklamasi lahan : memperbaiki kondisi lahan yang telah rusak

Respirasi : suatu proses pengambilan O2 lalu memecah senyaw organik menjadi CO2 , H2O, dan energi

Rumput laut : salah satu sumberdaya hayati yang terdapat di wilayah pesisir dan laut

Salinitas : tingkat kadar garam yang terlarut dalam air

Samudra : suatu perairan yang sangat luas dan merupakan massa air asin yang sambung-menyambung meliputi permukaan bumi yang dibatasi oleh benua ataupun kepulauan yang besar

Sapotrof : organisme yang  memperoleh energi dan karbon dari bahan organic mati

Sawah : lahan usaha pertanian dengan permukaan rata dibatasi oleh pematang dan biasanya ditanami oleh padi, palawija, atau tanaman budidaya

Sedimen : suatu material organik yang ditransforkan dari berbagai sumber dan diendapkan oleh media udara, angin, es, atau oleh air dan juga termasuk didalamnya material yang diendapakan dari material yang melayang dalam air atau dalam bentuk larutan kimia

Senyawa kimia : zat tunggal yang terdiri dari beberapa unsur dengan reaksi kimia dan dapat diurai kembali menjadi unsur melalui reaksi kimia

Serasah mangrove : daun-daun yang berjatuhan dari pohon mangrove

Siklus biogeokimia :senyawa kimia yang mengalir dari komponen abiotik ke biotik dan kembali lagi ke komponen abiotik

Spawning ground : tempat pemijahan ikan

Suksesi : proses perubahan dengan berlangsung secara teratur yang terjadi pada suatu komunitas dalam jangka waktu tertentu hingga terbentuk komunitas baru yang berbeda dengan komunitas semula

Sungai : Suatu alran air alami yang menglir dari pegunungan menuju laut,samudra atau danau

Taman nasional: kawasan peestarian alam yang mempunyai ekosistem asli dan di lindungi dan di manfaatkan

Tambak : salah satu jenis usah adi sektor perikanan darat yang biasanya mengkonversi lahan-lahan kosong

Tanah : benda alam yang tersusun atas padatan, cairan, dan gas yang menempati permukaan daratan lapisan-lapisan yang dapat dibedakan dari bahan asalnya sebagai hasil dari proses penambahan, penghilangan, pemindahan, dan transformasi energi dan materi, yang memiliki kemampuan mendukung tanaman berakar di lingkungan alami

Tanin : senyawa polifenol yang dapat membentuk ikatan kompleks dengan protein sehingga menganggu aktivitas enzim-enzim pencernaan

Temperatur : ukuran panas dinginnya suatu benda

Terumbu karang :  sekumpulan hewan karang yang bersimbiosis dengan sejenis tumbuhan      alga dan menjadi struktur di dasar laut berupa deposit kalsium karbonat di laut

Topografi : ilmu yang mempelajari tentang bentuk permukaan bumi

Transek : pengamatan secara langsung disuatu lingkungan dan sumber daya masyarakat, dengan cara menelusuri wilayah desa dengan mengikuti suatu lintasan tertentu yang disepakati

Unsur : zat kimia yang tidak dapat dibagi lagi menjadi zat yang lebih kecil

Oleh: reeesa03 | Maret 30, 2010

PERUBAHAN JARING MAKANAN AKIBAT KONVERSI LAHAN PESISIR DI KABUPATEN SUBANG

Wilayah pesisir merupakan salah satu kawasan yang sangat strategis dan potensial untuk berbagai pemanfaatan diantaranya pemukiman, industri, pariwisata dan perikanan. Oleh karena itu,  pembangunan kawasan pesisir secara optimal dan berkelanjutan harus dilakukan secara terpadu dan terintegrasi. Hal tersebut sangat penting karena terdapat keterkaitan ekologis antar ekosistem maupun antar kawasan pesisir dengan daratan sekitarnya.

Dalam studi kasus kali ini berkaitan tentang mekanisme alir materi, energi, dan rantai makanan di suatu ekosistem di wilayah jawa barat bagian utara dan pesisir selatan

Secara geografis Provinsi Jawa Barat berada dalam batas kordinat 10408’-108041’ BT dan 5050’- 7050’ LS mencakup luas daratan seluas kurang lebih 43.177 km2.  Jawa Barat memiliki karakterstik pantai utara dan pantai selatan yang berbeda karena memiliki tatanan geologi dan topografi yang berbeda sehinga masng- masing memiliki ciri khusus.

Untuk wilayah pesisir utara Provinsi Jawa Barat, kami mengidentifikasi wilayah pesisir yang berada di kabupaten Subang. Kabupaten ini memiliki panjang garis pantai 68 km dan  wilayah pesisir ini  sejak tahun 1957 mengalami perubahan fungsi lahan dari hutan mangrove menjadi pertambakan ( Ikan bandeng dan Udang). Hal ini yang mengakibatkan hampir seluruh hutan mangrove mengalami rusak parah. Dari segi ekologis jelas, konversi wilayah pesisir ini sangat merusak namun secara signifikan pertambakan  ini merupakan hampir 38 % mata pencaharian penduduk setempat.

Berikut perubahan jaring makanan pada ekosistem pesisir di Kabupaten Subang :

Jaring Makanan Ekosistem Mangrove

Jaring Makanan Ekosistem Tambak

Penambahan daratan atau tanah timbul yang disebabkan mengendapnya sedimen akibat kurangnya daerah resapan (mangrove) menjadikan masyarakat sekitar memperluas lahan tambak mereka sebagai mata pencaharian terbesar di daerah Subang.

Pada ekosistem tambak di daerah Subang bakau merupakan tanaman yang masih bertahan di daerah pesisir karena pertumbuhan ekonomi yang pesat sehingga masyarakat pesisir mengkonversi mangrove menjadi tambak, akibatnya mangrove didaerah tersebut tinggal sedikit, hanya tumbuhan-tumbuhan kecil yang masih bertahan. Kebanyakan masyarakat membudidayakan jenis udang windu dan ikan bandeng.

Walaupun banyak lahan mangrove dikonservasi menjadi tambak, tapi daerah Subang merupakan daerah yang paling banyak mangrove dibandingkan daerah pesisir pantai utara Jawa Barat lainnya.

Oleh: reeesa03 | Desember 30, 2009

LEPASNYA METANA KE UDARA MEMICU PEMANASAN GLOBAL

Metana merupakan hidrokarbon paling sederhana yang berbentuk gas dan tidak berbau. Metana banyak tersimpan di alam. Kebanyakan metana yang tersimpan dalam bentuk metana beku.

Gas metana berasal dari alam seperti kutub-kutub, lautan, lapisan es permanen, permafrost,tanah-tanah yang gembur, serta berasal dari aktivitas manusia. Metana tersimpan di daerah kutub utara,kutub selatan dengan suhu dibawah 0oC. Menurut  para ilmuwan memperkirakan bahwa Antartika menyimpan kurang lebih 1500 miliar ton metana beku, dan gas ini dilepaskan sedikit demi sedikit ke atmosfer seiring dengan semakin banyaknya bagian-bagian es di antartika yang runtuh. Di daerah laut dikedalaman 300 m dengan temperatur berkisar 0oC cenderung terletak di lepas pantai,  tidak terlalu dalam. Lautan Arktik mempunyai lebih banyak metana beku karena airnya yang lebih dingin sehingga metana beku di Arktik dapat ditemukan di kedalaman yang lebih dangkal karena air di sana lebih dingin dan dapat menyetabilkan hidrat-hidrat tersebut. Semakin dangkal lautannya maka semakin cepat panas dari pemanasan global dapat menjangkaunya daripada lautan di tempat lainnya. Selain itu pemanasan di daerah garis lintang yang tinggi jauh lebih besar. Kutub utara adalah tempat yang mempunyai metana beku terbanyak sedangkan di sana mendapatkan pengaruh pemanasan global yang paling besar. Daerah barat Siberia pun memiliki danau berlumpur yang beku oleh es abadi yang mengandung 70 miliar ton metana beku di dalamnya, dan danau ini pun sudah mulai melepas metananya.

Banyaknya metana yang lepas dari dalam bumi menyebabakan dampak metana terhadap pemansan global jauh lebih besar dan lebih cepat. Dampak dari lepasnya metana ke udara membuat rusaknya ozon dan merusak kesehatan manusia terutama pernapasan akan terganggu apabila gas metana yang berada di dalam atmosfer mengurangi kadar oksigen dibawah 19,5%. Selain itu juga dapat menyebabkan ledakan dan kebakaran tingkat tinggi apabila bercampur dengan udara.

Dari beberapa data hingga dekade terakhir ini, sejak digulirkannya revolusi industri temperatur rata rata meningkat 0.3 derajat celcius. Peningkatan ini menyebabkan pencairan es di kutub, baik utara maupun selatan dan meningkatkan volume lautan hingga 10 sampai 25 cm. Bahkan diprediksi, tahun 2100 temperatur akan meningkat secara tajam hingga mencapai 6 derajat celcius. Tingginya temeperatur akan menimbulkan bencana seperti banjir.

Selain itu juga metana yang dihasilkan akibat aktivitas manusia. Metana dari sektor industri pertambangan batu bara dan kilang minyak dan berasal dari pembakaran tanaman organik serta industri peternakan.. Namun metana dari industri peternakan merupakan penyumbang emisi terburuk dan terbesar dari aktivitas manusia seperti memakan daging dan meminum susu.

Saat ini gas metana dalam efek rumah kaca merupakan gas kedua dan yang paling berbahaya dibandingkan karbon dioksida. Dalam selang periode tertentu setiap ton metana yang lepas sebanding dengan tujuh puluh dua ton gas karbon dioksida yang lepas ke udara. Setelah dua puluh tahun jika dihitung semua kontribusi jangka pendek dan merata-ratakannya untuk selang waktu 100 tahun untuk membuatnya sangat sedikit dibanding dengan yang seharusnya. Bila melihat pada laporan-laporan ini peneliti akan menyarankan bahwa gas itu kira-kira memiliki dampak 25 kali lebih besar dari karbon dioksida, dan ketika berada di atmosfer, gas itu memberi dampak 72 kali lebih besar dan membuat sebuah perbedaan yang besar.

Banyak peneliti mengungkapakan bahwa cara cepat mengurangi kadar metana di atmosfer ialah salah satunya dengan berhenti mengonsunsi daging dan produk-produk olahan susu atau menjadi vegetarian. Padahal kandungan yang terdapat dalam makanan tersebut merupakan sumber zat gizi yang sangat baik. Kolesterol yang terdapat dalam daging memegang peranan penting dalam fungsi organ tubuh. Kolesterol berguna untuk menyusun empedu darah, jaringan otak, serat saraf, hati, ginjal, dan kelenjar adrenalin. secara umum, daging merupakan sumber mineral kalsium, fosfor, dan zat besi, serta vitamin B kompleks (niasin, riboflavin dan tiamin), vitamin A dan zat besi yang sangat tinggi.

Pada industri peternakan dengan menambahkan minyak ikan pada hewan pemamah biak dapat mengurangi kadar metana yang dikeluarkan oleh hewan tersebut. Minyak ikan berpengaruh pada bakteri yang memproduksi gas metana dan hanya terdapat di usus hewan pemamah biak dan dapat mengurangi 21% gas metana. Dengan memberikan gizi yang berkualitas tinggi pada makanan ternak dapat menghasilkan emisi metana yang lebih sedikit.

Dari sebuah penelitian Ekspedisi Laut Dalam, kerja sama antara Indonesia-Jepang dalam hal ini Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi dan Japan Marine Science and Technology Centre (Jamstec) pada Oktober 2002 telah diketahui bahwa pada jarak sekitar 60 kilometer sebelah tenggara struktur tunggal itu ditemukan kerang pemakan gas metan yang disebut acharax. Ini memperkuat dugaan bahwa di daerah itu ada rembesan gas metan melalui patahan yang diduga akibat aktivitas Patahan Sumatera yang menerus ke Samudra Hindia, seperti terekam dalam bagan seismik.

Peneliti lain juga menyatakan bahwa  pada sedimen laut terdapat mikroba anaerobik dari senyawa mangan dan besi dapat mengonversi metana menjadi karbondioksida dan kemudian menjadi karbonat di lautan dunia. Mikroba ini menggunakan sulfat sebagai sarana mengkonversi metana untuk mendapatkan energi yang terdapat dalam sediment laut.

Dengan menggunakan bakteri dan jenis kerang pemakan gas metana dapat dikembangkan  untuk mengurangi metana yang berasal dari dalam lautan kemudian terlepas ke udara.

Masih banyak cara yang dilakukan untuk mengurangi efek rumah kaca selain menjadi vegetarian. Yaitu dengan mengurangi dampak dari bahayanya gas metana ialah menjadikan metana sebagai pengganti bahan bakar minyak menjadi bahan bakar fuel cell (teknologi produksi energi ber­bahan bakar hidrogen) yang pa­ling ramah lingkungan dengan menghasilkan limbah air murni. Selain itu  juga sampah rumah tangga, kotoran hewan dan manusia juga termasuk penghasil metana yang dapat dijadikan sebagai biogas. Biogas sebagian besar mengandung gas metana dan karbon dioksida, dan beberapa kandungan yang jumlahnya kecil diantaranya hydrogen sulfida dan ammonia serta hydrogen dan nitrogen yang kandungannya sangat kecil.

Energi yang terkandung dalam biogas tergantung dari konsentrasi metana. Semakin tinggi kandungan metana maka semakin besar kandungan energi pada biogas. Kualitas biogas dapat ditingkatkan dengan memperlakukan beberapa parameter yaitu : 1.Menghilangkan hidrogen sulphur, kandungan air dan karbon dioksida. Hidrogen sulphur mengandung racun dan zat yang menyebabkan korosi, bila biogas mengandung senyawa ini maka akan menyebabkan gas yang berbahaya sehingga konsentrasi yang di ijinkan maksimal 5 ppm. Bila gas dibakar maka hidrogen sulphur akan lebih berbahaya karena akan membentuk senyawa baru bersama-sama oksigen, yaitu sulphur dioksida /sulphur trioksida. Pada saat yang sama akan membentuk Sulphur acid suatu senyawa yang lebih korosif. 2.Menghilangkan kandungan karbon dioksida yang memiliki tujuan untuk meningkatkan kualitas, sehingga gas dapat digunakan untuk bahan bakar kendaraan. Kandungan air dalam biogas akan menurunkan titik penyalaan biogas serta dapat menimbukan korosif.

Dalam sebuah penelitian, para ilmuwan Badan Administrasi Penerbangan dan Antariksa Nasional AS (NASA) juga menyebutkan bahwa dampak metana terhadap pemanasan global jauh lebih besar daripada yang diperkirakan sebelumnya. Mereka melaporkan bahwa aerosol yang dikeluarkan karbon dioksida selama pembakaran bahan bakar fosil membuat efek pendinginan, jadi sebenarnya dapat menetralkan karbon dioksida dalam pemanasan iklim.

Risa Rahmadani

230210080037

Program Studi Ilmu Kelautan UNPAD

Sumber:

http://www.alpensteel.com/

http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/kimia_

http://www.smantas.net/

http://www.dikti.org/

http://www.perubahaniklim.net/

http://www.pemanasanglobal.net/

http://www.sejutablog.com/

http://cetak.kompas.com

Oleh: reeesa03 | Desember 13, 2009

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Kategori

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.